Saturday, July 14, 2012

Cara Membuat Tempe

Tempe adalah salah satu makanan yang cukup populer di negara ini. Bahkan mungkin hampir setiap orang indonesia tahu dan pernah memakannya. Karena di samping harganya yang relatif murah,rasanya yang gurih dan enak,juga mengandung protein yang tinggi karena zat yang terkandung didalam kacang kedelai sebagai bahan utamanya. Selain itu tempe juga bisa di olah dengan banyak variasi,misalkan saja di goreng,dibacam,oreg tempe,tempe kering dan lain sebaginya.Disisi lain tempe juga tempe juga sangat berguna bagi tubuh manusia karena banyaknya kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya.


Tapi apakah anda tahu bagaimana proses pembuatan tempe ? Bagi anda yang belum tahu dan tertarik ingin tahu bagaimana proses pembuatan tempe maka anda tidak salah untuk membaca artikel saya ini. Baiklah kita langsung saja untuk proses pembuatanya:

1.Rebuslah kacang kedelai sampai matang.
Langkah ini dimaksudkan untuk mempercepat proses peragian,tapi ingat jangan terlalu matang karena nanti hasil tempenya menjadi kurang bagus.

2. Rendam kacang kedelai.
ini di maksudkan agar kacang yang telah matang di rebus menjadi asam

3. penggilingan kacang kedelai.
proses ini bertujuan untuk memecahkan kacang kedelai menjadi 2 bagian

4. bersihkan
dalam proses ini adalah memisahkan biji kacang kedelai dengan cangkang kulitnya dan juga pembuangan air asam hasil dari rendaman kacang kedelai.

5. proses peragian.
setelah kacang bersih maka proses selanjutnya adalah memberi ragi tempe secukupnya,hal ini dimaksudkan untuk menumbuhan jamur tempe.

6.Masuakan pada wadah / tempat.
dalam hal ini tempe biasanya memakai plastik ataupun daun pisang yang sudah di lobangi kecil kecil dan hampir tak terlihat dengan tujuan untuk memberikan udara masuk.

7. Diamkan selama dua malam.
proses ini dimaksudkan untuk menunggu tumbuhnya jamur,sehingga kacang kedelai berubah menjadi tempe..

Itulah langkah langkah dalam pembuatan tempe,dalam pemberian ragi biasanya disesuaikan dengan suhu di masing masing daerah,dan biasanya di daerah yang suhunya lebih dingin biasanya akan membutuhkan lebih banyak ragi.sekian



2 komentar:

suro said...

perlu di coba nih

Ridwan Maulana said...

silahkan saja sob...

Post a Comment